Sepertinya, cuaca panas yang ekstrem yang mendekati 50 derajat celcius pada bulan Mei - Juni ternyata tidak berhenti di India khususnya di Negara Bagian Telangana dan juga Andhra Pradesh, di selatan bagian India.
Gelombang panas di India telah menyebabkan lebih dari 2000 orang tewas. Perlu diketahui, jumlah korban tewas akibat panas tahun 2015 ini adalah terbesar kedua di India setelah bencana serupa tahun 1998 yang memakan korban jiwa hingga 2.541 orang.
Gelombang panas ekstrem kemudian berlanjut ke Pakistan. Sedikitnya 5.000 orang penderita dilaporkan telah ditampung rumah-rumah sakit. Lebih dari 1000 orang tewas di Pakistan akibat gelombang panas yang ekstrem.
Akhir bulan Juli, gelombang panas juga menerpa Wilayah Timur Tengah dan Afrika Tengah Menurut Mesir sejak bulan Agustus. Jumlah korban tewas akibat gelombang panas yang menerpa Mesir bertambah menjadi 106. Suhu di Mesir dilaporkan melonjak sampai 47 derajad Celcius.
Sebagian besar korban yang tewas akibat gelombang panas ekstrem di India, Pakistan dan mesir adalah para orang tua yang sudah lanjut usia.