Monday, April 27, 2015

Ringkasan informasi Gempa Nepal



Kapan terjadi gempa Nepal?
Sabtu, 25 April 2015 pk 11:13 WIB  terjadi gempa besar yang mengguncang dan merusak banyak gedung di dekat ibukota Nepal, Kathmandu.

Berapa besar kekuatan gempat tersebut?
Awalnya gempa dinyatakan berkekuatan 7,5 skalar richter (SR), kemudian USGS merevisi kekuatan gempa yang juga terasa di India dan Pakistan, kekuatan gempa adalah  7.9 skala Richter (SR)  

Pusat gempa terjadi di 50 mil dari ibukota Kathmandu dan 50 mil timur dari kota terbesar kedua Nepal Pokhara

Berapa jumlah korban jiwa?
Sampai tanggal 26 April 2015, setidaknya 1.130 orang dinyatakan tewas dan akan terus bertambah

Apakah ini pertamakali gempa besar di Nepal?
Ternyata, gempa Nepal pada hari Sabtu (25/4/2015) mengikuti pola yang sama dengan dua gempa besar yang terjadi lebih 700 tahun lalu dan sebagai hasil efek domino tekanan pergeseran patahan.  
Para peneliti menemukan kemungkinan keberadaan pengaruh ganda hanya dalam beberapa minggu terakhir saat melakukan penelitian lapangan di kawasan.
Sayangnya, tim peneliti memperingatkan akan terjadi lagi gempa. "Perhitungan pendahuluan mengisyaratkan gempa pada Sabtu dengan kekuatan 7,8 SR kemungkinan tidak cukup besar untuk mengangkat pecahan sampai ke permukaan bumi. Jadi, masih ada kemungkinan lebih banyak gaya yang tersimpan, dan kita kemungkinan akan mengalami gempa besar lagi ke arah barat dan timur dari gempa yang sekarang dalam puluhan tahun ke depan," 
Adakah warga negara Indonesia yang menjadi korban gempa Nepal?
Dari data saat ini, terdapat 18 orang WNI yang menetap di Nepal dan 16 WNI tercatat sedang melakukan kunjungan, baik sebagai turis maupun kegiatan resmi, sehingga total WNI ada 34 orang. 
Dari jumlah tersebut, 17 orang telah berhasil dihubungi dan dalam keadaan baik.
34 WNI BERADA DI NEPAL, 17 ORANG SUDAH DIKETAHUI SELAMAT Nama 34 WNI di Nepal: Nomer 1 - 18 adalah WNI yg menetap di Nepal. 1. Diah Ismaya, status: baik 2. Winarti Karyono, status: baik 3. Ari Isyanawati, status: belum daoat dihubungi (BD) 4. Samini, status: baik 5. Evi Nurlaila Ana, status: baik 6. Fitri Rosdiana, status: teridentifikasi selamat 7. Freddy Lawrens, status: BD 8. Grace Tarigan, status: BD 9. Aprieri Dwi, status: teridentifikasi selamat 10. Maria E. Putuhena, status: BD 11. Toyibah, status: BD 12. Maya Apriyani, status: BD 13. Ariani Hasanah, status: baik 14. Ni Putu Purniawati, status: sedang berada di luar negeri 15. Parsiah Majudi, status: BD 16. Purwanti, status: BD 17. Samini, status: BD 18. Wayan Kushle, status: baik Nomor 19-34 adalah WNI berstatus pengunjung: 19. Ahmad Taufan Damanik, ASEAN ACWC, status: sedang diklarifikasi 20. Esther Indriani, World Vision, status: baik 21. Laura Hukom, World Vision, status: baik 22. Dhiana Anggraeni, World Vision, status: baik 23. Emmy Lucy, World Vision, status: baik 24. Tessy Ananditya, treking di Annapurna, status: BD 25. Sapta Hudaya, treking di Annapurna, status: BD 26. Alma Parahita, Taruna Hiking Club, status: BD 27. Kadek Andana, Taruna Hiking Club, status: BD 28. Jeroen, Taruna Hiking Club, status: BD 29. Nuri Arunbiati, info melalui FB, kondisi baik 30. Virgo Dirgantara, operator oleh Himalaya Guides, status: BD, diperkirakan berada di Lobuche 31. Handri Ramdhani, operator oleh Himalaya Guides, status: BD, diperkirakan berada di Lobuche 32. Nicko Ronny, operator oleh Himalaya Guides, status: BD, diperkirakan berada di Lobuche 33. Ong Kim Han, status: baik 34. Yanti, status: baik

Apa bantuan pemerintah Indonesia untuk korban gempa Nepal?

Indonesia Kirim 1 Juta Dollar AS untuk Bantu Nepal


No comments:

Post a Comment