Showing posts with label dunia. Show all posts
Showing posts with label dunia. Show all posts

Wednesday, September 16, 2015

Biota laut terpangkas setengah sejak tahun 1970: WWF

Perubahan iklim dan campur tangan manusia telah mengambil korban yang merusak pada kehidupan laut. 49% dari populasi laut telah hancur dalam 42 tahun terakhir, menurut laporan baru. 

The World Wildlife Fund (WWF) dan Zoological Society of London penelitian mengungkapkan bahwa pemanasan global memburuk dan "over-eksploitasi perikanan" terus, situasi hanya akan memperburuk.

The Living Blue Planet Report, laporan yang baru saja dirilis oleh World Wildlife Fund (WWF) bekerjasama dengan Zoological Society of London, mendokumentasikan kerugian yang luar biasa, yang terjadi dari tahun 1970 sampai 2012. 

Dalam temuan tersebut disebut bahwa: 

  • Beberapa spesies ikan ditemukan telah menurun hampir 75 persen.
  • Hampir sepertiga dari stok ikan di dunia yang telah terlalu dipakai, dan satu dari empat spesies hiu, pari dan sepatu terancam punah.
  • Tiga perempat dari terumbu karang dunia terancam
  • Pada tingkat kini diproyeksikan saat pemanasan dan pengasaman laut, semua terumbu karang yang diproyeksikan akan hilang pada tahun 2050.






Mr Brad Ack, wakil presiden senior untuk lautan di WWF dan rekan-rekannya meminta "tindakan sesegera mungkin untuk mengekang penurunan, seperti mengakhiri penangkapan ikan ilegal dan melindungi terumbu karang, hutan bakau dan habitat laut penting lainnya"

Wednesday, September 2, 2015

Krisis Pengungsi Terburuk di Dunia

Akibat perang dan konflik yang bekelanjutan di berbagai belahan dunia, kita menghadapi krisis pengungsi terburuk di dunia.

Kini jumlah orang yang mengungsi naik, perbandingannya pada tahun 2014 jumlah pengungsi  adalah 32,000 jiwa per hari, kini di tahun 2015 menjadi 42.500 jiwa per hari!

UNHCR menunjukkan bahwa peningkatan pengungsi telah sebesar 50% terjadi di Eropa. Pengungsi tersebut datang ke Eropa menyeberangi Laut Mediterania. Menurut UNHCR, Jerman menerima pendaftaran suaka terbanyak di antara 28 negara Uni Eropa, dan Swedia menempati urutan kedua.

Gelombang pengungsi yang terus berdatangan sekarang berkembang menjadi krisis bagi Uni Eropa dan menyebabkan Eropa terancam darurat politik.

Aturan Dublin, yang menyebut negara dimana pengungsi masuk untuk pertama kalinya yang harus menanangi, kini tidak lagi berfungsi. Italia, Kejadian dimana pemerintah Yunani dan Hungaria kewalahan menghadapi pengungsi sehingga terjadi konflik antara pengungsi dan pemerintah Yunani dan Hongaria menjadi bukti bahwa aturan Uni Eropa terkait pengungsi itu tidak sesuai lagi dengan zaman.

Memang tidak ada yang bisa siap menghadapi perang, apalagi menghadapi akibat dari perang itu sendiri.



Definisi Pengungsi
Menurut Perserikatan Bangsa-Bangsa, pengungsi adalah: seseorang yang meninggalkan rumah atau negaranya akibat “perasaan takut karena termasuk ras, kelompok agama, nasionalitas, kelompok sosial tertentu, atau punya opini tertentu”. Definisi juga mencakup orang-orang yang lari akibat bencana alam dan bencana yang disebabkan manusia.