Friday, August 21, 2015

Gelombang Panas Ekstrem di beberapa negara

Hasil gambar untuk gambar gelombang panas free copyright

Hasil gambar untuk gambar gelombang panas free copyright

Sepertinya, cuaca panas yang ekstrem yang mendekati 50 derajat celcius pada bulan Mei - Juni ternyata tidak berhenti di India khususnya di Negara Bagian Telangana dan juga  Andhra Pradesh, di selatan bagian India.

Gelombang panas di India telah menyebabkan lebih dari 2000 orang tewas. Perlu diketahui, jumlah korban tewas akibat panas tahun 2015 ini adalah terbesar kedua di India setelah bencana serupa tahun 1998 yang memakan korban jiwa hingga 2.541 orang.

Gelombang panas ekstrem kemudian berlanjut ke Pakistan. Sedikitnya 5.000 orang penderita dilaporkan telah ditampung rumah-rumah sakit. Lebih dari 1000 orang tewas di Pakistan akibat gelombang panas yang ekstrem.

Akhir bulan Juli, gelombang panas juga menerpa Wilayah Timur Tengah dan Afrika Tengah Menurut Mesir sejak bulan Agustus. Jumlah korban tewas akibat gelombang panas yang menerpa Mesir bertambah menjadi 106. Suhu di Mesir dilaporkan melonjak sampai 47 derajad Celcius.

Sebagian besar korban yang tewas akibat gelombang panas ekstrem di India, Pakistan dan mesir adalah para orang tua yang sudah lanjut usia.


 

Monday, April 27, 2015

Ringkasan informasi Gempa Nepal



Kapan terjadi gempa Nepal?
Sabtu, 25 April 2015 pk 11:13 WIB  terjadi gempa besar yang mengguncang dan merusak banyak gedung di dekat ibukota Nepal, Kathmandu.

Berapa besar kekuatan gempat tersebut?
Awalnya gempa dinyatakan berkekuatan 7,5 skalar richter (SR), kemudian USGS merevisi kekuatan gempa yang juga terasa di India dan Pakistan, kekuatan gempa adalah  7.9 skala Richter (SR)  

Pusat gempa terjadi di 50 mil dari ibukota Kathmandu dan 50 mil timur dari kota terbesar kedua Nepal Pokhara

Berapa jumlah korban jiwa?
Sampai tanggal 26 April 2015, setidaknya 1.130 orang dinyatakan tewas dan akan terus bertambah

Apakah ini pertamakali gempa besar di Nepal?
Ternyata, gempa Nepal pada hari Sabtu (25/4/2015) mengikuti pola yang sama dengan dua gempa besar yang terjadi lebih 700 tahun lalu dan sebagai hasil efek domino tekanan pergeseran patahan.  
Para peneliti menemukan kemungkinan keberadaan pengaruh ganda hanya dalam beberapa minggu terakhir saat melakukan penelitian lapangan di kawasan.
Sayangnya, tim peneliti memperingatkan akan terjadi lagi gempa. "Perhitungan pendahuluan mengisyaratkan gempa pada Sabtu dengan kekuatan 7,8 SR kemungkinan tidak cukup besar untuk mengangkat pecahan sampai ke permukaan bumi. Jadi, masih ada kemungkinan lebih banyak gaya yang tersimpan, dan kita kemungkinan akan mengalami gempa besar lagi ke arah barat dan timur dari gempa yang sekarang dalam puluhan tahun ke depan," 
Adakah warga negara Indonesia yang menjadi korban gempa Nepal?
Dari data saat ini, terdapat 18 orang WNI yang menetap di Nepal dan 16 WNI tercatat sedang melakukan kunjungan, baik sebagai turis maupun kegiatan resmi, sehingga total WNI ada 34 orang. 
Dari jumlah tersebut, 17 orang telah berhasil dihubungi dan dalam keadaan baik.
34 WNI BERADA DI NEPAL, 17 ORANG SUDAH DIKETAHUI SELAMAT Nama 34 WNI di Nepal: Nomer 1 - 18 adalah WNI yg menetap di Nepal. 1. Diah Ismaya, status: baik 2. Winarti Karyono, status: baik 3. Ari Isyanawati, status: belum daoat dihubungi (BD) 4. Samini, status: baik 5. Evi Nurlaila Ana, status: baik 6. Fitri Rosdiana, status: teridentifikasi selamat 7. Freddy Lawrens, status: BD 8. Grace Tarigan, status: BD 9. Aprieri Dwi, status: teridentifikasi selamat 10. Maria E. Putuhena, status: BD 11. Toyibah, status: BD 12. Maya Apriyani, status: BD 13. Ariani Hasanah, status: baik 14. Ni Putu Purniawati, status: sedang berada di luar negeri 15. Parsiah Majudi, status: BD 16. Purwanti, status: BD 17. Samini, status: BD 18. Wayan Kushle, status: baik Nomor 19-34 adalah WNI berstatus pengunjung: 19. Ahmad Taufan Damanik, ASEAN ACWC, status: sedang diklarifikasi 20. Esther Indriani, World Vision, status: baik 21. Laura Hukom, World Vision, status: baik 22. Dhiana Anggraeni, World Vision, status: baik 23. Emmy Lucy, World Vision, status: baik 24. Tessy Ananditya, treking di Annapurna, status: BD 25. Sapta Hudaya, treking di Annapurna, status: BD 26. Alma Parahita, Taruna Hiking Club, status: BD 27. Kadek Andana, Taruna Hiking Club, status: BD 28. Jeroen, Taruna Hiking Club, status: BD 29. Nuri Arunbiati, info melalui FB, kondisi baik 30. Virgo Dirgantara, operator oleh Himalaya Guides, status: BD, diperkirakan berada di Lobuche 31. Handri Ramdhani, operator oleh Himalaya Guides, status: BD, diperkirakan berada di Lobuche 32. Nicko Ronny, operator oleh Himalaya Guides, status: BD, diperkirakan berada di Lobuche 33. Ong Kim Han, status: baik 34. Yanti, status: baik

Apa bantuan pemerintah Indonesia untuk korban gempa Nepal?

Indonesia Kirim 1 Juta Dollar AS untuk Bantu Nepal


Thursday, April 16, 2015

Ringkasan Info Konferensi Tingkat Tinggi Asia Afrika (KAA)/ Konferensi Bandung



Sebentar lagi (atau tepatnya antara 18-24 April) Indonesia  akan menggelar Konferensi Asia-Afrika.

Apa itu Konferensi Tingkat Tinggi Asia Afrika (KAA)?
Konferensi Tingkat Tinggi Asia–Afrika adalah sebuah konferensi antara negara-negara Asia dan Afrika, yang kebanyakan baru saja memperoleh kemerdekaan.

Kenapa disebut juga Konferensi Bandung?
Karena pada awalnya pertemuan yang berlangsung antara 18-24 April 1955 itu dilakukan di Gedung Merdeka, Bandung, Indonesia.

Apa tujuan KAA itu?
Mempromosikan kerjasama ekonomi dan kebudayaan Asia-Afrika dan melawan kolonialisme atau neokolonialisme Amerika Serikat, Uni Soviet, atau negara imperialis lainnya.

KAA ke berapa tahun 2015?
Tahun ini adalah Peringatan KAA ke-60

Berapa negara yang akan hadir di KAA ke-60?
Kementerian Luar Negeri memastikan 72 negara telah mengonfirmasi kehadirannya. KAA ke-60 akan dilaksanakan di 2 kota yaitu Jakarta pada 19-23 April dan Bandung pada 24 April.

Apa Agenda dan Tema KAA ke 60?
Agenda KAA meliputi "Asia-Afrika Bussiness Summit" dan "Asia-Africa Carnival".
Tema yang dibawa Indonesia dalam acara yang akan dihadiri 109 pemimpin negara dan 25 organisasi internasional tersebut adalah peningkatan kerja sama negara-negara di kawasan Selatan, kesejahteraan, serta perdamaian.




Monday, April 13, 2015

Ringkasan Berita Konflik Yaman



Konflik di Yaman masih terus berlangsung bahkan sampai 10 April, WHO mencatat korban tewas akibat perang di Yaman menjad 643 orang dan dan keamanan di Yaman makin memburuk (Antaranews.com 10 April 2015)

Apakah latar belakang konflik Yaman ini?
Yaman terus bergejolak setelah kelompok milisi Houthi, yang berjuang untuk mendapatkan peningkatan otonomi di Provinsi Saada, melancarkan pemberontakan secara berkala sejak 2004. Aksi mereka yang paling signifikan terjadi sejak Juli 2014.

Puncaknya, pada September 2014, ketika mereka menguasai Ibukota Sanaa, menyandera staf kepresidenan, dan menembaki kediaman Presiden Abdu Rabuh Mansour Hadi.  


Mengapa Arab Saudi ikut menggepur Yaman?
Menurut Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia, Mustafa‎ Ibrahim Al-Mubarak, salah satu alasannya adalah karena permintaan langsung dari langsung dari Presiden Yaman Abdu Rabuh Mansour Hadi melalui surat resmi yang disampaikan pada 7 Maret 2015.  Negara-negara ‎Teluk yang dipimpin Arab Saudi menggelar operasi militer di Yaman untuk memerangi kelompok itu.

Adakah konflik Yaman berhubungan dengan kaitannya dengan Sunni dan Syiah?
Tidak ada kaitannya dengan Sunni dan Syiah
Konflik Yaman karena perkara politik untuk berebut pengaruh dan kuasa. Karena Presiden Yaman Abedrabbuh Mansour Hadi hendak dilengserkan oleh kelompok pimpinan Abdul Malek al Houthi.

Siapa Al Houthi?
Al-Houthi muncul pasca runtuhnya pemerintahan Bani Hasyim yang menganut paham Syiah Zaidiyah tahun 1962 setelah memimpin Yaman selama lebih dari 1.000 tahun.

Nama Houthi berasal dari Hussein Badr al-Din al-Houthi, seorang pemimpin agama yang pertama kali mencetuskan gerakan ini dan selanjutnya menjadi tokoh sentral al-Houthi.

Berawal dari gerakan agama, al-Houhti memulai pemberontakan senjata mereka pada 2004, dengan dukungan dari pemimpin-pemimpin agama dan suku di wilayah Utara Yaman. 

Apa tuntutan Al Houthi?
Ketika gelombang revolusi Arab tiba di Yaman pada 2011, al-Houthi ikut menumbangkan mantan Presiden Ali Abdullah Saleh yang telah berkuasa selama 33 tahun, lalu meluaskan daerah kekuasaan mereka dari Saada ke wilayah lain seperti provinsi Amran, bahkan merangsek masuk ke ibukota Yaman, Sanaa.


Semenjak itu, al-Houthi menuntut pembagian kekuasaan dalam pemerintahan baru Yaman. 

Siapa yang menentang gempuran Arab ke Yaman?
Rusia, Iran dan Suriah menyatakan rasa tidak setuju mereka terhadap agresi yang dilakukan oleh Arab Saudi dan sekutunya di Yaman.  

Berbagai sumber



Friday, April 10, 2015

Blogging Competition.

Hi teman teman blogger semua,

kantor PBB di Indonesia nyelenggarain Blogging Competition.
Bagi yang mau ikut silahkan lihat file gambar yang di terlampir.

Bagi yang mau ikutan acara launchingnya bisa diemail ke romi.mardian@one.un.org untuk reservasi tempat.
Acara launchingnya sendiri akan diisi dengan penjelasan mengenai "the Post-2015 Development Agenda" dan persyaratan kompetisinya.
Tersedia Makan siang juga di acara tersebut.


Silahkan kunjungi webnya untuk keterangan lebih lanjut mengenai bagaimana cara bergabung dan persyaratannya di http://un.or.id/en/media-room/blogging-competition

Thursday, April 9, 2015

Ringkasan Berita Rencana privatisasi BUMN 2015

Ini Daftar BUMN yang Sudah Diprivatisasi
Tiba-tiba, hari Rabu, Prabowo Subianto, menyebut bahwa pemerintah akan menjual saham empat BUMN. 

Benarkah itu?
Tidak benar. 
Menurut penjelasan Kepala Bidang Komunikasi Publik Kementerian BUMN Teddy Poernama program privatisasi BUMN untuk tahun 2015 saat ini ada 3 bukan 4. 

Apa bedanya dengan privatisasi Indosat dulu?
Ada dua cara privatisasi saham BUMN, yaitu penjualan langsung ke investor strategis (strategic sales) dan penjualan saham di pasar modal (go public).
Privatisasi yang dilakukan sekarang ini bukanlah penjualan saham, tapi penambahan modal pemerintah melalui Penyertaan Modal Negara (PMN).

BUMN apa saja?
Adhi Karya, Waskita Karya dan Antam

Bagaimana andil pemerintah di BUMN tersebut?
Meski ada saham baru, kepemilikan saham negara tetap mayoritas atau di atas 51% sesuai UU Nomor 19 Tahun 2013 tentang BUMN. Jadi, peran dominan negara tidak hilang.

Berikut ini perusahaan negara yang sudah diprivatisasi dan menjual sahamnya di pasar modal.

  • PT Indofarma Tbk (INAF), masuk bursa 17 April 2001
  • PT Kimia Farma Tbk (KAEF), masuk bursa 4 Juli 2001
  • PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS), masuk bursa 15 Desember 2003
  • PT Krakatau Steel Tbk (KRAS), masuk bursa 10 November 2010
  • PT Adhi Karya Tbk (ADHI), masuk bursa 18 Maret 2004
  • PT Pembangunan Perumahan Tbk (PTPP), masuk bursa 9 Februari 2010
  • PT Wijaya Karya Tbk (WIKA), masuk bursa 29 Oktober 2007
  • PT Waskita Karya Tbk (WSKT), masuk bursa 19 Desemeber 2012
  • PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI), masuk bursa 25 November 1996
  • PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), masuk bursa 10 November 2003
  • PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN), masuk bursa 17 Desember 2009
  • PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), masuk bursa 14 Juli 2003
  • PT Aneka Tambang Tbk (ANTM), masuk bursa 27 November 1997
  • PT Bukit Asam Tbk (PTBA), masuk bursa 23 Desember 2002
  • PT Timah Tbk (TINS), masuk bursa 19 Oktober 1995
  • PT Semen Baturaja Tbk (SMBR), masuk bursa 28 Juni 2013
  • PT Semen Indonesia Tbk (SMGR), masuk bursa 8 Juli 1991
  • PT Jasa Marga Tbk (JSMR), masuk bursa 12 November 2007
  • PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA), masuk bursa 11 Februari 2011
  • PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM), masuk bursa 14 November 1995
Sumber:
Detik.com

Ringkasan Berita Ledakan di Tanah Abang, Rabu 8 April 2015

Hasil gambar untuk gambar ledakan

Rabu siang, 8 April 2015, tiba-tiba saja kita mendengar berita ada ledakan di Tanah Abang.

Sebetulnya kapan dan dimana pastinya ledakan itu? Ledakan pada pukul 14:15 WIB, di lahan kosong, di jalan Jati Bundar 7 RT 16/9, Tanah Abang, Jakarta Pusat

Adakah korban? 4 (empat) orang korban luka-luka, yaitu Rukam alias Suro (56), Asep (67), Amir alias Bogel (30) dan Feri (31).

Apa penyebab ledakan? 
Menurut Kepala Polda Metro Jaya Inspektur Jenderal Unggung Cahyono, "Ada 49 (bom) yang kami temukan di TKP." Unggung mengatakan, bentuk benda tersebut bulat sebesar bola tenis. Saat ini, semuanya sudah diamankan sebagai barang bukti. Menurut Unggung, selain itu, petugas juga menemukan plastik dan paku dari lokasi kejadian. Menurut dia, itu adalah bom rakitan berdaya ledak rendah. Saat ini, penyidik forensik tengah menyelidikinya. 

Apakah ledakan mempunyai hubungan dengan teroris?
Menurut Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri Kombes Rikwanto, di kantornya, Kamis "Sejenis sekali sih tidak, tapi karena ada unsur pakunya, seperti yang biasa dirakit kelompok radikal. Mereka itu kan sering pakai paku, mur, baut atau gotri besi sebahai bahan campuran," 

Sumber:
Berbagai sumber
http://metro.sindonews.com/read/986868/170/ini-kronologis-ledakan-bom-banting-tanah-abang-1428492651

http://megapolitan.kompas.com/read/2015/04/08/22095761/Kapolda.Ada.49.Bom.di.Lokasi.Ledakan.di.Tanah.Abang.

http://megapolitan.kompas.com/read/2015/04/09/13234581/Peledak.di.Tanah.Abang.Khas.Kelompok.Radikal?utm_campaign=related_left&utm_medium=bp&utm_source=news